Rabu, 19 November 2014

Beberapa keajaiban shalat tahajud

   Rasulullah SAW bersabda,
“Setiap malam Allah Ta’ala turun
ke langit dunia, ketika datang
sepertiga malam terakhir, lalu
Allah berfirman, “Barang siapa
yang berdoa kepada-Ku akan Aku
kabulkan, siapa yang meminta
kepada-Ku, Aku berikan, siapa yang memohon ampun kepada-Ku Aku ampuni”. (HR Bukhari Muslim).

Beberapa keajaiban shalat tahajud

1. Shalat Tahajud sebagai tiket
masuk surga …
Abdullah Ibn Muslin berkata
“kalimat yang pertama kali ku
dengar dari Rasulullah Saw saat itu
adalah, “Hai sekalian manusia!
Sebarkanlah salam, bagikanlah
makanan, sambunglah silaturahmi,
tegakkan lah shalat malam saat
manusia lainnya sedang tidur,
niscaya kalian masuk surga dengan
selamat.” (HR. Ibnu Majah).
2. Amal yang menolong di akhirat

Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya orang-orang yang
bertaqwa berada di dalam taman-
taman surga dan di mata air-mata
air, seraya mengambil apa yang
Allah berikan kepada mereka.
Sebelumnya mereka adalah telah
berbuat baik sebelumnya (di
dunia), mereka adalah orang-orang
yang sedikit tidurnya di waktu
malam dan di akhir malam mereka
memohon ampun kepada
Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)
Ayat di atas menunjukkan bahwa
orang yang senantiasa bertahajud
Insya Allah akan mendapatkan
balasan yang sangat nikmat di
akhirat kelak.
3. Pembersih penyakit hati dan
jasmani …
Salman Al Farisi berkata, Rasulullah
Saw bersabda, “Dirikanlah shalat
malam, karena sesungguhnya
shalat malam itu adalah kebiasaan
orang-orang shaleh sebelum kamu,
(shalat malam dapat) mendekatkan
kamu kepada tuhanmu, (shalat
malam adalah) sebagai penebus
perbuatan buruk, mencegah
berbuat dosa, dan menghindarkan
diri dari penyakit yang menyerang
tubuh.” (HR. Ahmad)
4. Sarana meraih kemuliaan …
Rasulullah Saw bersabda, “Jibril
mendatangiku dan berkata, “Wahai
Muhammad, hiduplah sesukamu,
karena engkau akan mati, cintailah
orang yang engkau suka, karena
engkau akan berpisah dengannya,
lakukanlah apa keinginanmu,
engkau akan mendapatkan
balasannya, ketahuilah bahwa
sesungguhnya kemuliaan seorang
muslim adalah shalat waktu malam
dan ketidakbutuhannya di muliakan
orang lain.” (HR. Al Baihaqi)
5. Jalan mendapatkan rahmat Allah swt
Abu Hurairah berkata bahwa
Rasulullah Saw bersabda, “Semoga
Allah merahmati laki-laki yang
bangun malam, lalu melaksanakan
shalat dan membangunkan istrinya.
Jika sang istri menolak, ia
memercikkan air di wajahnya. Juga,
merahmati perempuan yang
bangun malam, lalu shalat dan
membangunkan suaminya. Jika
sang suami menolak, ia
memercikkan air di wajahnya.” (HR.
Abu Daud)
6. Sarana Pengabulan permohonan

Allah SWT berjanji akan
mengabulkan doa orang-orang yang
menunaikan shalat tahajud dengan
ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw
bersabda, “Sesungguhnya di malam
hari , ada satu saat yang ketika
seorang muslim meminta kebaikan
dunia dan akhirat, pasti Allah
memberinya, Itu berlangsung
setiap malam.” (HR. Muslim)
7. Penghapus dosa dan kesalahan

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata
bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Lakukanlah Qiyamul Lail, karena
itu kebiasaan orang saleh sebelum
kalian, bentuk taqarub, penghapus
dosa, dan penghalang berbuat
salah.” (HR. At-Tirmidzi)
8. Jalan mendapat tempat yang
terpuji …
Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam
bertahajudlah kamu sebagai suatu
ibadah tambahan bagimu, mudah-
mudahan Tuhanmu mengangkat
kamu ke tempat yang terpuji.” (QS.
Al-Isra’:79)
9. Pelepas ikatan setan …
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra
bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Setan akan mengikat kepala
seseorang yang sedang tidur
dengan ikatan, menyebabkan kamu
tidur dengan cukup lama. Apabila
seseorang itu bangkit seraya
menyebut nama Allah, maka
terlepaslah ikatan pertama, apabila
ia berwudhu maka akan terbukalah
ikatan kedua, apabila di shalat
akan terbukalah ikatan semuanya.
Dia juga akan merasa bersemangat
dan ketenangan jiwa, jika tidak
maka dia akan malas dan
kekusutan jiwa.”
10. Waktu utama untuk berdoa …
Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku
bertanya kepada Rasulullah Saw,
“Ya Rasulullah! Malam apakah yang
paling di dengar?”, Rasulullah Saw
menjawab, “Tengah malam terakhir,
maka shalat lah sebanyak yang
engkau inginkan, sesungguhnya
shalat waktu tersebut adalah
maktubah masyudah (waktu yang
apabila bermunajat maka Allah
menyaksikannya dan apabila
berdoa maka didengar
doanya)” (HR. Abu Daud)
11. Meraih kesehatan jasmani …
“Hendaklah kalian bangun malam.
Sebab hal itu merupakan kebiasaan
orang-orang saleh sebelum kalian.
Wahana pendekatan diri pada
Allah Swt, penghapus dosa, dan
pengusir penyakit dari dalam
tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)
12. Penjaga kesehatan rohani …
Allah SWT menegaskan bahwa
orang yang shalat tahajud akan
selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang
merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Allah Berfirman, “Dan hamba-
hamba Tuhan Yang Maha
Penyayang itu (ialah) orang-orang
yang berjalan di atas bumi dengan
rendah hati dan apabila orang-
orang jahil menyapa mereka,
mereka mengucapkan kata-kata
yang baik. Dan orang yang
melewati malam hari dengan
bersujud dan berdiri untuk Tuhan
mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)

Keajaiban shalat tahajud sudah
terbukti, maka bertahajudlah!
Mungkin masih banyak lagi
keajaiban shalat tahajud yang
mungkin terlewat dari tulisan ini.
     Yang pasti shalat tahajud
merupakan shalat yang bagus
sebagai ibadah tambahan bagi kita.
YUK AMALKAN & BAGIKAN !!!
-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Silahkan diBagikan/Share, Semoga
menjadi KEBAIKAN Anda. Aamiin.""
“Ya Rabb kami, rahmat dan ilmu
Engkau meliputi segala sesuatu,
maka berilah ampunan kepada
orang-orang yang bertobat dan
mengikuti jalan Engkau dan
peliharalah mereka dari siksaan
neraka yang menyala-nyala!
Ya Rabb kami, dan masukkanlah
mereka ke dalam surga Adn yang
telah Engkau janjikan kepada
mereka dan orang-orang yang saleh
di antara bapak-bapak mereka, istri-
istri mereka, dan anak keturunan
mereka semua. Sesungguhnya
Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana.
Dan peliharalah mereka dari
(balasan) kejahatan. Dan orang-
orang yang Engkau pelihara dari
(pembalasan) kejahatan pada hari
itu, maka sesungguhnya telah
Engkau anugerahkan rahmat
kepadanya dan itulah kemenangan
yang besar.” (QS. Al-Mu’min [40]:
7-9) 

Ya Allah, berikanlah kepada Kami
kebaikan di dunia, berikan pula
kebaikan di akhirat dan lindungilah
Kami dari adzab Neraka. Aminn..""

Sabtu, 01 November 2014

Larangan Tidur dengan Tengkurap

Larangan Tidur dengan Tengkurap

Dari Thakhfah Al-Ghifari r.a,
salah seorang di antara ash-habush
shuffah (para sahabat yang tinggal di Masjid Nabawi)
berkata: “Aku tidur di
masjid pada akhir malam, kemudian
ada orang yang mendatangiku
sedangkan aku tidur dengan posisi
tengkurap. dan berkata: “Bangunlah
dari tengkurapmu, karena tidur yang
demikian adalah tidurnya orang-
orang yang dimurkai Allah.”
Kemudian aku angkat kepalaku, maka
ketika kulihat ia adalah Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka
akupun kemudian bangkit.”( HR. Al-
Bukhari, dalam Al-Adab Al-Mufrad
no. 1187, Ibnu Majah, no. 3723,
Ahmad, no. 7981, At-Tirmidzi, no.
2768

dari hadits Abu Hurairah r.a)
Dalam riwayat Ibnu Majah dengan
lafazh: “Ada apa denganmu sehingga
tidur dengan posisi seperti ini
(tengkurap), tidur seperti ini adalah
tidurnya orang yang dibenci atau
dimurkai Allah -Subhanahu wa
Ta`ala-.”
Hadits ini jelas merupakan larangan
untuk tidur dengan tengkurap. Dan
Allah -Subhanahu wa Ta`ala- sangat
membencinya, dan setiap perbuatan
yang Allah -Subhanahu wa Ta`ala-
membencinya maka hendaklah
sesuatu itu ditinggalkan. Adapun
sebab dibencinya tidur tengkurap ini
diterangkan dalam hadits dari Abu
Dzar -radhiallahu ‘anhu-, ia berkata:
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
lewat di sisiku sementara aku sedang
tidur tengkurap, beliau Shallallahu
‘alaihi wa sallam dan bersabda:
‘Wahai Junaidab, sesungguhnya
hanyalah tidur seperti ini adalah
tidurnya penghuni neraka’.” (HR.
Ibnu Majah, no. 3724)

syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam
risalahnya,
ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻣﺒﻨﻲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺼﺎﻟﺢ
ﻓﻲ ﺟﻠﺒﻬﺎ ﻭ ﺍﻟﺪﺭﺀ ﻟﻠﻘﺒﺎﺋﺢ
“Agama dibangun atas dasar
berbagai kemashlahatan
Mendatangkan mashlahat dan
menolak berbagai keburukan”
    Kemudian beliau menjelaskan,
ﻣﺎ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ,ﺊﻴﺸﺑ ﺇﻻ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺼﺎﻟﺢ
ﻣﺎ ﻻ ﻳﺤﻴﻂ ﺑﻪ ﺍﻟﻮﺻﻒ
“Tidaklah Allah memerintahkan
sesuatu kecuali padanya terdapat
berbagai mashlahat yang tidak bisa
diketahui secara menyeluruh”

(Adab Tidur)
Posisi tidur:
Posisi miring ke kanan, berbaringlah
dengan memiringkan badan sehingga
badan bertumpu pada lambung
sebelah kanan. (Muttafaq alaih:1470)
Meletakkan tangan dibawah pipi (HR-
Bukhari:821)

Posisi tidur Tengkurap dan Posisi
Miring ke Kanan Dari Segi Kesehatan
Tidur tengkurap atau menelungkup
tidak praktis untuk pernapasan atau
bisa sesak dalam bernafas. Banyak
tidur pada sisi kiri badan
(menghadap ke kiri) bisa
mengganggu kesehatan kita, karena
menghimpit jantung sehingga
sirkulasi darah terganggu dan
mengurangi pasokan darah ke otak.
Jika ini terjadi kita akan mengalami
mimpi-mimpi sedih memilukan,
mimpi buruk/seram (nightmares),
bahkan berjalan dalam keadaan tidur
(somnabulisme). Posisi tidur terbaik
menurut sains adalah pada sisi
kanan tubuh (menghadap ke kanan).
Fakta ini telah diuji melalui riset
medis modern yang panjang untuk
membuktikan kebenaran ajaran Islam
yang berkualitas wahyu, sebagaimana
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam menganjurkan kepada para
pengikut beliau untuk tidur
berbaring pada sisi badan bagian
kanan.
Mari kita amalkan Semoga Allah
memudahkan kita untuk
mengamalkannya. Aamiin.
YUK AMALKAN & BAGIKAN !!!.
-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Silahkan diBagikan/Share, Semoga
menjadi KEBAIKAN Anda. Aamiin.

Ya Allah, berikanlah kepada Kami
kebaikan di dunia, berikan pula
kebaikan di akhirat dan lindungilah
Kami dari adzab Neraka. Aminn..""

Jumat, 17 Oktober 2014

6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL- AMAL BAIK

6 PERKARA YANG DAPAT
MENGGEROGOTI AMAL-
AMAL BAIK

Berikut Ini Enam Perkara Tersebut :
1. Al Istighlal Bi’uyubil Kholqi
(sibuk dengan aib orang lain),
sehingga lupa pada aib
sendiri. Semut di seberang
kelihatan sedangkan gajah di
pelupuk mata tidak kelihatan.
2. Qoswatul Qulub (hati yang
keras). Kerasnya hati terkadang
lebih keras dari batu karang.
Sulit menerima nasehat.
3. Hubbud Dunya (cinta dunia),
takut mati, merasa hidupnya
hanya di dunia saja maka
segala aktifitasnya tertuju pada
kenikmatan dunia sehingga
lupa akan hari esok di akhirat.
4. Qillatul Haya’ (sedikit rasa
malunya), jika seseorang telah
kehilangan rasa malu maka
akan melakukan apa saja tanpa
takut dosa.
5. Thuulul Amal (panjang angan-
angan), merasa hidupnya masih
lama di dunia ini sehingga
enggan untuk bertaubat.
6. Zhulmun La Yantahi
(kezhaliman yang tak pernah
berhenti). Perbuatan maksiat
itu biasanya membuat
kecanduan bagi pelakunya, jika
tidak segera taubat dan
berhenti maka sulit untuk
meninggalkan kemaksiatan
tersebut..
Astaghfirulloohal'azhiim………
Jagalah Sholat, Semahal Apapun
Harga Pangan, Alloh Menjamin
Rizkimu. Alloh berfirman:
“Perintahkahlah keluargamu untuk
shalat dan bersabarlah dalam
menjaga shalat. Aku tidak meminta
rizki darimu, Aku yang akan
memberikan rizki kepadamu. Akibat
baik untuk orang yang
bertaqwa.” (QS. Thoha: 132)

Ya Allah, berikanlah kepada Kami
kebaikan di dunia, berikan pula
kebaikan di akhirat dan lindungilah
Kami dari adzab Neraka. Aminn..""

10 Langkah Cara Mendatangkan Rezeki

10 Langkah Cara
Mendatangkan Rezeki

Banyak jalan yang bisa ditempuh
untuk menjemput rezeki. Berikut
sepuluh diantaranya..
1. Taqwa
“Barangsiapa yang bertaqwa
kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan jalan keluar baginya.
Dan memberinya rezeki dari arah
yang tiada disangka-
sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3).
2. Tawakal
Nabi s.a.w. bersabda:
“Seandainya kamu bertawakal
kepada Allah dengan sebenar-
benar tawakal, nescaya kamu
diberi rezeki seperti burung
diberi rezeki, ia pagi hari lapar
dan petang hari telah
kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-
Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban,
al-Hakim dari Umar bin al-
Khattab r.a.)
3. Shalat
Firman Allah dalam hadis qudsi:
“Wahai anak Adam, jangan sekali-
kali engkau malas mengerjakan
empat rakaat pada waktu
permulaan siang (solat Dhuha),
nanti pasti akan Aku cukupkan
keperluanmu pada petang
harinya.” (Riwayat al-Hakim dan
Thabrani)
4. Istighfar
“Mohonlah ampun kepada
Tuhanmu, sesungguhnya Dia
adalah Maha Pengampun, niscaya
Dia akan mengirim-kan hujan
kepadamu dengan lebat, dan
membanyakkan harta dan anak-
anakmu dan mengadakan
untukmu ke-bun-kebun dan
mengadakan (pula di dalamnya)
untukmu sungai-sungai” (QS Nuh:
10-12).
“Barangsiapa memperbanyak
istighfar (mohon ampun kepada
Allah), niscaya Allah menjadikan
untuk setiap kesedihannya jalan
keluar dan untuk setiap
kesempitannya kelapangan, dan
Allah akan memberinya rezeki
(yang halal) dari arah yang tiada
disangka-sangka,” (HR Ahmad,
Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu
Majah dan al-Hakim).
5. Silaturahmi
Imam Bukhari meriwayatkan
bahwa Rasulullah saw bersabda,
“Siapa yang senang untuk
dilapangkan rezekinya dan
diakhirkan ajalnya (dipanjangkan
umurnya), hendaknyalah ia
menyambung (tali) silaturahim.”
6. Sedekah
Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah
kamu diberi pertolongan dan
diberi rezeki melainkan kerana
orang-orang lemah di kalangan
kamu.” (Riwayat Bukhari)
7. Berbuat Kebaikan
“Barangsiapa yang datang dengan
(membawa) kebaikan, maka
baginya (pahala) yang lebih baik
daripada kebaikannya itu; dan
barangsiapa yang datang dengan
(membawa) kejahatan, maka
tidaklah diberi pembalasan
kepada orang-orang yang telah
mengerjakan kejahatan itu,
melainkan (seimbang) dengan apa
yang dahulu mereka
kerjakan.” (QS Alqashash:84)
Nabi bersabda: Sesungguhnya
Allah tdk akan zalim pd
hambanya yg berbuat
kebaikan.Dia akan dibalas dengan
diberi rezeki di dunia dan akan
dibalas dengan pahala di akhirat.
(HR. Ahmad)
8. Berdagang
Dan Nabi SAW bersabda:
“Berniagalah, karena sembilan
dari sepuluh pintu rezeki itu ada
dalam perniagaan” (Riwayat
Ahmad)
9. Bangun Pagi
Fatimah (putri Rasulullah)
berkata bahwa saat Rasulullah
( S.A.W.) melihatnya masih
terlentang di tempat tidurnya di
pagi hari, beliau (S.A.W.)
mengatakan kepadanya, “Putriku,
bangunlah dan saksikanlah
kemurahan-hati Tuhanmu, dan
janganlah menjadi seperti
kebanyakan orang. Allah
membagikan rezeki setiap harinya
pada waktu antara mulainya
subuh sampai terbitnya matahari.
( H.R. Al-Baihaqi)
Aisyah juga meceritakan sebuah
hadits yang hampir sama
maknanya, yang mana Rasulullah
(S.A.W.) bersabda, “Bangunlah
pagi-pagi untuk mencari rezekimu
dan melakukan tugasmu, karena
hal itu membawa berkah dan
kesuksesan. (H.R. At-Tabarani)
10. Bersyukur
“Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Kami akan
menambah (nikmat) kepadamu,
dan jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), maka sesungguhnya
azab-Ku sangat pedih”. (QS
Ibrahim:7)

KEUTAMAAN TIDUR DALAM KEADAAN SUCI

"KEUTAMAAN TIDUR DALAM
KEADAAN SUCI"
ﻦﻣ ﺕﺎﺑ ًﺍﺮﻫﺎﻃ ﺕﺎﺑ ﻲﻓ ﻚَﻠَﻣ ﻩﺭﺎﻌﺷ .
Barang siapa tidur dalam keadaan
suci ( berwudhu) maka dihelai
rambutnya ( Pakaiannya ) ada
malaikat
ﻝﺎﻗ ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ : ﻢﻠﺳﻭ ﻦﻣ ﺕﺎﺑ
ًﺍﺮﻫﺎﻃ ﺕﺎﺑ ﻚﻠﻣ ﻩﺭﺎﻌﺷ ﻲﻓ ، ﻢﻠﻓ
ﻆﻘﻴﺘﺴﻳ َّﻻﺇ ﻝﺎﻗ ﻚﻠﻤﻟﺍ : ﺮﻔﻏﺍ ﻢﻬﻠﻟﺍ
ﻙﺪﺒﻌﻟ ﻪﻧﺈﻓ ﻥﻼﻓ ﺕﺎﺑ ﻩﺍﻭﺭ . ًﺍﺮﻫﺎﻃ ﻦﺑﺍ
ﻥﺎﺒﺣ ﻩﺮﻴﻏﻭ ﻮﻫﻭ ، ﻲﻓ ﺐﻴﻏﺮﺘﻟﺍ ﺢﻴﺤﺻ
ﺐﻴﻫﺮﺘﻟﺍﻭ
Telah bersabda Rasulullah : barang
siapa yang tidur malam dalam
keadaan suci ( berwudhu) maka dia
tidur dalam keadaan dijaga
malaikat dihelai rambutnya ( dlm
riwayat lain pakaiannya pent.), dan
tidaklah dia bangun kecuali para
malaikat akan mendoakannya : Ya
Allah ampunilah hamba-MU ini
Fulan karena dia tidur dalam
keadaan bersuci ( HR ibnu majah
dan selainnya dalam kitab shahih at
targhib wa tarhib , (hadits ini
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani
dalam Shahih At Targhib wat Tarhib
I/37))
.
ﻝﺎﻗﻭ ﻰﻠﺻ ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﻠﺳﻭ ﺎَﻣ : ْﻦِﻣ
ُﺖﻴﺒَﻳ ٍﻢِﻠْﺴُﻣ ﻰَﻠَﻋ ٍﺮْﻛِﺫ ّﺭﺎـَﻌَﺘَﻴَﻓ ًﺍﺮِﻫﺎَﻃ َﻦِﻣ
ِﻞْﻴﻠّﻟﺍ ، ُﻝَﺄْﺴَﻴَﻓ ﻪﻠﻟﺍ ًﺍﺮْﻴَﺧ ﺎَﻴْﻧّﺪﻟﺍ َﻦِﻣ ِﺓَﺮِﺧﻵﺍَﻭ
ّﻻِﺇ ُﻩﺎـَﻄْﻋَﺃ ُﻩﺎـّﻳِﺇ ﻡﺎﻣﻹﺍ ﻩﺍﻭﺭ . ﺪﻤﺣﺃ ﻮﺑﺃﻭ
ﺩﻭﺍﺩ ﻮﻫﻭ ، ﺚﻳﺪﺣ ﺢﻴﺤﺻ .
Tidaklah seorang muslim tidur di
malam hari dalam keadaan dengan
berdzikir dan bersuci, kemudian
ketika telah terbangun dari tidurnya
di tengah malam lalu meminta
kepada Allah kebaikan dunia dan
akhirat, melainkan pasti Allah akan
mengabulkannya." ( HR. Imam
Ahmad dan Abu Dawud, dan hadist
ini shahih, lihat (Fathul Bari juz
11/124) ).

Ustad Yusuf Mansyur ADA 5 HAL MELALUI 5 JALAN, YAITU : "

Ustad Yusuf Mansyur
ADA 5 HAL MELALUI 5 JALAN, YAITU : "
1. Berkah Rezeki akan di Peroleh melalui
Sholat Dhuha..
2. Cahaya dalam Kubur mlalui Sholat
Tahajjud..
3. Kemudahan dalam Menjawab
Pertnyaan Munkar & Nakir melalui
Membaca Al-Qur'an..
4. Kemudahan melalui Shiratal
Mustaqhim melalui Puasa & Shodaqah..
5. Mendapat Perlindungn Arsy Illahi pda
Hari Hisab melalui Dzikrullah & Sholawat
kpda Rasulullah Shallallahu'alaihi
Wasallam..
Hai orang-orang yang beriman,
bertakwalah kepada Allah sebenar-benar
takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-
kali kamu mati melainkan dalam keadaan
beragama Islam.

Tetap BERTAWAKAL DAN BERSERAH
DIRI kepada Allah, semoga Allah
memberikan kita kesenangan baik di dunia ini, maupun di akhirat kelak.
Aamiin...
Shalawat dan salam semoga tercurah atas
Nabi kita Muhammad , atas segenap
keluarga dan sahabat beliau.

Pahala Bersiwak

"Pahala Bersiwak"

Hadist Nabi
“Sholat dua raka’at menggunakan
siwak lebih baik dari 70 raka’at
tanpa Siwak”.
Riwayat yang lain,
“Keutamaan Sholat dengan
memakai Siwak, akan mendapat 70
kali lipat (pahala Sholat) tanpa
Siwak”.
Bersiwak hendaknya dengan
menggunakan batang yang lembut
dari pohon arok, zaitun, urjun atau
yang sejenisnya yang tidak
menyakiti atau melukai mulut.
Bersiwak adalah termasuk dari
bagian sunnah para Rasul,
sebagaimana
Hadits yang diriwayatkan oleh Abu
Ayyub ra:
Maksud Hadist:
“Ada empat hal yang termasuk dari
sunnah para Rasul: Memakai
minyak wangi, menikah, bersiwak
dan malu”
(Ahmad dan Tirmidzi).
Hadist lain 
“Andai saja tidak
memberatkan UmmatKu, maka
Akan aku perintahkan (wajibkan)
memakai Siwak setiap hendak
wudhu”.
Dalam riwayat yang lain, ….setiap
hendak Sholat.
(Bukhari).
Riwayat yang Lain, Maksud Hadist:
“Adapun Rosulullah SAW, jika
bangun di malam hari Beliau SAW
mencuci dan menggosok lisan-Nya
dengan siwak.
(Bukhari).
Ingat..!
satu kali anda bertasbih kepada
Allah dengan diawali beriwak, maka
dihitung 70X bertasbih.
Sholat dengan diawali dengan
bersiwak, akan terhitung 70X
sholat.
Dua rakaat Sholat tahajjud diawali
dengan bersiwak, maka dihitung
140 rakaat tahajjud. Subhanallah.. 
Ya Allah, sesungguhnya kami mohon ampun dan kesehatan kepada-Mu didalam masalah agama,dunia dan akhirat. Amiinn... Faedah-faedah Memakai Siwak:
1. Menambah kefashihan membaca.
2. Menambah kecerdasan akal.
3. Menguatkan Hafalan.
4. Menerangkan mata.
5. Mempermudah proses sakaratul
maut.
6. Menjahukan musuh.
7. Melipat gandakan pahala.
8. Memperlambat ketuaan.
9. Mengharumkan bau mulut.
10. Menghilangkan lendir dan
kekuningan gigi.
11. Menguatkan gusi.
12. melonggarkan tenggorokan.
13. Menyebabkan ridha’ Allah Ta’ala.
14. Memutihkan gigi.
15. Mewariskan kekayaan dan
kemudahan.
16. Menghilangkan penyakit pening
dan ketegangan urat kepala.
17. Mensehatkan pencernakan makan
dan munguatkannya.
18. Membersihkan hati.
dan paling utama Yaitu,
mengingatkan bacaan Syahadat
disaat sakaratul maut.
Rasulullah SAW bersiwak dengan
kayu arok,
dan memulainya dari pertengahan,
lalu kearah kanan lalu kekiri,
demikian diulangi.
sebanyak 3 X.
Sebelum dan sesudah bersiwak,
kayu Siwak
(kayu arok atau sejenisnya)
hendaklah dicuci.
Siwak hendaklah disimpan posisi
berdiri, jangan disimpan diatas
tanah.
Jika Siwak itu kering, sebaiknya
direndam dengan air terlebih
dahulu.
Siwak berbeda dengan sikat gigi,
siwak adalah kayu yang biasa
dipakai untuk menggosok gigi
hingga akhir masa.
Mari kita amalkan. Semoga Allah
memudahkan kita untuk
mengamalkannya. Aamiin.
YUK AMALKAN & BAGIKAN !!!
-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Silahkan diBagikan/Share, Semoga
menjadi KEBAIKAN Anda. Aamiin.""